Penelitian ini bertujuan menganalisis persepsi masyarakat terhadap Tahu Sumedang sebagai simbol identitas lokal dan representasi nilai cinta tanah air di era globalisasi. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dengan 100 responden masyarakat Kabupaten Sumedang dan sekitarnya yang pernah mengonsumsi Tahu Sumedang. Instrumen berupa kuesioner daring dengan skala Likert lima poin mencakup aspek cinta tanah air, identitas lokal, dan pengaruh globalisasi. Hasil penelitian menunjukkan persepsi masyarakat berada pada kategori sangat positif, dengan skor rata-rata cinta tanah air 94%, identitas lokal 92,76%, dan globalisasi 88,56%. Temuan ini menegaskan bahwa Tahu Sumedang berperan tidak hanya sebagai produk kuliner, tetapi juga sebagai simbol kebanggaan daerah dan sarana pelestarian budaya lokal di tengah arus modernisasi global.
Copyrights © 2025