Penelitian ini berangkat dari permasalahan mengenai pentingnya peran keluarga sebagai lingkungan awal yang membentuk karakter, sikap sosial, dan kemampuan anak dalam menghargai keberagaman. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan peran keluarga Batak Mandailing dalam mendidik anak dengan perspektif multikultural pada masa usia dini. Penelitian menggunakan metode kualitatif melalui wawancara terhadap lima orang tua Batak Mandailing yang memiliki anak usia dini. Data dianalisis secara deskriptif untuk memperoleh gambaran mengenai pola asuh yang diterapkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai Dalihan Na Tolu diterapkan melalui pembiasaan, keteladanan, dan komunikasi yang menghargai perbedaan budaya serta agama. Penelitian menyimpulkan bahwa keluarga berperan aktif menanamkan sikap hormat, tanggung jawab, dan keterbukaan terhadap keberagaman sejak dini.
Copyrights © 2025