Tujuan penelitian ini adalah untuk mencegah tindakan bullying dan membangun lingkungan sekolah yang aman dan nyaman di SDNU 12 Darunnajah, Desa Tamansari, dengan mengintegrasikan pendekatan ekoteologi. Ruang lingkupnya mencakup upaya menggabungkan nilai-nilai anti-perundungan dengan kepedulian lingkungan sebagai strategi pendidikan karakter yang holistik. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan Asset Based Community Development (ABCD), yang melibatkan kolaborasi antara dosen dan mahasiswa. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan diskusi kelompok terarah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sosialisasi anti bullying yang terintegrasi dengan nilai ekoteologi berhasil meningkatkan pemahaman siswa tentang pentingnya menjaga hubungan harmonis sesama manusia dan alam. Simpulan dari penelitian ini adalah pendekatan integratif ekoteologi efektif dalam menumbuhkan empati dan mencegah bullying, sekaligus menciptakan lingkungan sekolah yang lebih inklusif dan berkelanjutan.
Copyrights © 2025