Penggunaan gawai pada anak usia dini semakin meningkat dan sering kali tidak disertai pendampingan yang memadai, sehingga menimbulkan berbagai permasalahan seperti sulitnya mengatur waktu penggunaan, menurunnya interaksi anak dengan orang tua, serta kecenderungan anak meniru perilaku dari lingkungan sekitarnya. Permasalahan ini menuntut adanya model pengasuhan digital yang terarah dan sesuai dengan kebutuhan keluarga. Penelitian ini bertujuan merumuskan model pengasuhan digital yang nyaman dan aman bagi anak PAUD melalui kegiatan Focus Group Discussion (FGD) yang melibatkan orang tua dan guru. Metode yang digunakan meliputi observasi awal, pelaksanaan FGD, serta analisis tematik terhadap temuan lapangan. Hasil penelitian menjukkan bahwa orang tua menghadapi tantangan berupa anak sulit melepaskan gawai, penggunaan gawai sebagai alat bantu makan dan menenagkana anak, serta kurangnya aturang yang konsisten dalam penggunaan gawai. Selain itu, peserta FGD menekankan perlunya panduan praktis tentang konten yang sesuai usia, pendampingan aktif, dan keseimbangan antara aktivitas digital dan non-digital. Berdasarkan temuan tersebut, dirumuskan model pengasuhan digital yang menekankan batasan yang jelas, komunikasi terbuka, pendampingan aktif, dan penguatan nilai keluarga. Model ini diharapkan dapat menjadi solusi aplikatif dalam mendampingi anak usia dini di era digital.
Copyrights © 2025