Pegawai merupakan aset penting dalam organisasi yang membutuhkan kesejahteraan psikologis untuk dapat bekerja secara optimal, termasuk kemampuan mengelola stres dan menerapkan strategi coping adaptif di lingkungan kerja. Berdasarkan hasil asesmen awal terhadap pegawai Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Selatan, ditemukan bahwa sebagian pegawai mengalami tingkat stres kerja yang berada pada kategori sedang–tinggi, yang berpotensi memengaruhi kesejahteraan psikologis dan kinerja. Tujuan kegiatan ini adalah untuk memberikan psikoedukasi mengenai manajemen stres kerja sebagai upaya peningkatan pemahaman dan keterampilan pegawai dalam mengelola tekanan kerja. Metode yang digunakan adalah seminar psikoedukatif yang dilengkapi dengan pre-test dan post-test pada 24 orang pegawai yang berasal dari berbagai unit kerja. Kegiatan dilakukan mulai dari tahap asesmen, persiapan, hingga pelaksanaan seminar. Hasil analisis menggunakan uji Wilcoxon Signed-Rank menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada skor pemahaman, dengan nilai Z = 4,288 dan p < 0,001 yang mengindikasikan terdapat perbedaan bermakna antara pemahaman peserta sebelum dan sesudah mengikuti psikoedukasi. Temuan ini menunjukkan bahwa seminar psikoedukatif efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pegawai mengenai manajemen stres kerja secara adaptif.
Copyrights © 2025