Di era modern ini, konsumsi kopi dan minuman “to-go” lainnya telah menjadi bagian integral dari gaya hidup masyarakat. Namun, di balik kemudahan dan kecepatan itu terdapat persoalan lingkungan yang semakin mendesak. Inovasi edible cup membuka banyak potensi positif seperti mengurangi jejak limbah, mendorong ekonomi sirkular dengan bahan-bahan inovatif (seperti tepung gandum, oat, rumput laut, ampas kopi) dan sekaligus memperkenalkan elemen pengalaman baru bagi konsumen. Penelitian ini berfokus pada Inovasi Edible Cup sebagai Solusi Ramah Lingkungan, dengan objek penelitian berupa konsumen kopi bubuk dan pelaku industri di wilayah Lampung. Responden yaitu mahasiswa pengguna kopi dengan cup sekali pakai yang mewakili berbagai sudut pandang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan metode Quality Function Deployment (QFD) sebagai strategi inovasi. Metode yang digunakan adalah pendekatan campuran sederhana, yaitu kuantitatif dan kualitatif. Hasil analisis House of Quality (HOQ) menunjukkan bahwa Berdasarkan hasil analisis dapat disimpulkan bahwa kebutuhan utama pelanggan terhadap produk kopi dengan kemasan edible cup meliputi harga yang terjangkau, ramah lingkungan, inovasi, rasa dan keamanan konsumsi. Dari matriks kepentingan, atribut dengan bobot tertinggi adalah harga, ramah lingkungan dan keamanan dengan masing-masing bobot yaitu 21%.
Copyrights © 2025