Konflik interpersonal antar guru merupakan tantangan umum yang terjadi di lingkungan pendidikan dasar, terutama pada lembaga pendidikan berbasis keagamaan seperti Madrasah Ibtidaiyah (MI). Keberagaman karakter, pola komunikasi, metode mengajar, dan beban kerja sering menjadi pemicu konflik yang berpotensi mengganggu keharmonisan lingkungan kerja serta efektivitas pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam strategi manajemen konflik interpersonal yang diterapkan di Madrasah Ibtidaiyah Darus Sholihin Puger. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui kajian literatur, analisis dokumen, dan pengamatan terhadap pola kerja dan interaksi guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi yang diterapkan mencakup komunikasi terbuka, mediasi kepala madrasah, penerapan budaya musyawarah, penegasan SOP kerja, pembinaan melalui supervisi akademik, pendekatan kolaboratif, serta penguatan budaya Islami berbasis ukhuwah. Strategi ini mampu menciptakan lingkungan kerja harmonis, meningkatkan kolaborasi guru, memperkuat profesionalisme, serta mendukung peningkatan kualitas pembelajaran. Temuan penelitian ini memberikan kontribusi teoritis dan praktis bagi lembaga pendidikan dalam mengembangkan model manajemen konflik yang efektif dan berkelanjutan.
Copyrights © 2025