Kesalahan berbahasa dalam bidang fonologi sering muncul dalam komunikasi lisan, salah satunya dalam pidato tokoh publik, sehingga dapat memengaruhi kejelasan pesan dan pemahaman makna. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis bentuk-bentuk kesalahan fonologi pada pidato Dedi Mulyadi yang diunggah di platform YouTube. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif, dengan teknik simak catat. Data diperoleh dari dua video pidato yang kemudian ditranskripsikan dan dianalisis menggunakan analisis isi. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 38 kesalahan fonologi yang diklasifikasikan ke dalam tiga jenis, yaitu pelesapan fonem, perubahan fonem, dan penambahan fonem. Pada video pertama ditemukan 22 kesalahan, sedangkan pada video kedua ditemukan 16 kesalahan yang berbeda dengan video pertama. Pelesapan fonem merupakan jenis kesalahan yang paling dominan terutama pada fonem vokal, konsonan, dan diftong. Kesalahan tersebut muncul karena faktor kebiasaan bertutur, pengaruh dialek, kecepatan berbicara, serta kurangnya perhatian terhadap kaidah fonologis bahasa Indonesia. Temuan ini menunjukkan bahwa analisis kesalahan fonologi penting dilakukan untuk meningkatkan kualitas berbahasa, terutama bagi tokoh publik, serta memberikan kontribusi dalam kajian linguistik.
Copyrights © 2025