Perkembangan fonologi pada masa kanak-kanak awal merupakan fase penting dalam perkembangan bahasa, di mana anak-anak mulai membentuk sistem bunyi mereka sendiri sesuai dengan kemampuan artikulasi yang sedang berkembang. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan berbagai bentuk penyederhanaan bunyi yang muncul dalam ucapan seorang anak berusia tiga tahun bernama Junhoo, melalui analisis data dari video di saluran YouTube AA DAEHOON. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan desain studi kasus, dengan penekanan pada ucapan spontan, yang dianggap lebih mampu mencerminkan representasi fonologis anak secara autentik. Pengumpulan data dilakukan melalui pengamatan mendalam, pemutaran ulang video berulang, dan pencatatan sistematis ucapan yang menunjukkan penyimpangan fonologis. Hasil penelitian mengungkapkan berbagai proses fonologis, seperti penggantian fonem, penghapusan fonem, epentesis, metatesis, asimilasi, pengurangan kluster konsonan, dan penghapusan silabel. Polanya penyederhanaan ini tampak konsisten dan menggambarkan bagaimana anak-anak beradaptasi dengan kompleksitas struktur bunyi bahasa dewasa. Temuan ini sejalan dengan teori-teori akuisisi fonologis yang diusulkan oleh Ingram (1989) dan Jakobson (1968), yang menyatakan bahwa perkembangan fonologis bersifat bertahap dan menunjukkan karakteristik universal pada masa kanak-kanak awal. Oleh karena itu, penyederhanaan bunyi dapat dipahami sebagai bagian integral dari perkembangan bahasa alami, bukan sebagai kesalahan.
Copyrights © 2025