Kajian ini menelusuri penggunaan afiks dalam lagu berjudul Diri dari Tulus sebagai contoh pemanfaatan bahasa dalam musik kekinian. Sasaran dari telaah ini adalah mengidentifikasi beragam afiks yang muncul di lirik dan mengerti cara Afiks tersebut membentuk arti sekaligus menopang inti sari lagu. Pendekatan yang dipakai dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif, yaitu mengumpulkan kata-kata berimbuhan dari teks resmi lagu, lalu mengategorikan dan mengulasinya sesuai dengan jenis afiks yang ditemukan. Temuan penelitian ini memperlihatkan ada 20 ragam Afiksasi yang mencakup enam jenis afiks, yaitu prefiks ber-, meN-, dan sufiks -kan, -mu, -lah, serta -i. Penerapan imbuhan tersebut tidak sekadar menghasilkan variasi bentuk kata, tetapi turut andil dalam penyampaian pesan dalam syair. Beberapa imbuhan dipakai untuk mempertegas ajakan, ungkapan maaf, dan perenungan batin, sehingga menciptakan nuansa yang halus dan menyentuh. Lewat pemilihan kata yang lugas namun sarat makna, pengimbuhan berfungsi menguatkan tema sentral lagu tentang menerima diri sendiri, pulih dari sakit hati, serta pentingnya menyayangi diri. Hasil ini menandakan bahwa syair lagu dapat dikaji dari sisi bahasa dan punya kaitan dengan studi tentang bentuk kata, karena struktur kata memegang peranan krusial dalam menumbuhkan arti dan rasa bagi pendengar.
Copyrights © 2025