Penelitian ini menganalisis fluktuasi engagement pada user generated content (UGC) di TikTok melalui studi kasus creatorpreneur @Aldwinnv. Pertumbuhan pesat TikTok membuka peluang bagi kreator untuk membangun personal branding dan melakukan monetisasi, namun inkonsistensi engagement menjadi tantangan utama. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus dengan paradigma konstruktivis. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, serta analisis dokumen digital terhadap enam video yang dipublikasikan antara November 2024 hingga Januari 2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fluktuasi engagement dipengaruhi oleh kombinasi faktor kreatif, seperti relevansi topik, kekuatan hook (verbal maupun visual), format storytelling, dan pemicu resonansi emosional, serta faktor eksternal, termasuk distribusi algoritmik dan kompetisi antar kreator. Video bertema finansial yang relevan maupun isu kontroversial memperoleh engagement lebih tinggi dibanding konten serupa dengan resonansi audiens rendah. Tingkat engagement yang tinggi mencerminkan interaksi digital sekaligus membuka peluang ekonomi melalui produk digital, endorsement, dan penguatan personal branding. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor-faktor penyebab fluktuasi engagement pada konten UGC TikTok @Aldwinnv.
Copyrights © 2025