Persalinan merupakan serangkaian peristiwa pengeluaran janin yang ditandai dengan kontraksi uterus dan pembukaan serviks, diikuti dengan keluarnya janin, pengeluaran plasenta dari jalan lahir. Kontraksi ini menimbulkan nyeri pada pinggang, daerah perut dan menjalar hingga paha. Terapi non farmakologi yang dapat di gunakan untuk mengurangi nyeri persalinan kala I salah satunya yaitu massage effleurage dan aromaterapi jeruk kalamansi (Citrofortunella microcarpa), yang mengandung decanal untuk menstabilkan sistem saraf sehingga menimbulkan efek menenangkan dan perasaan rileks. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh massage effleurage dan aromaterapi jeruk kalamansi (Citrofortunella microcarpa) terhadap nyeri persalinan pada ibu bersalin kala I di Kota Bengkulu. Metode : Rancangan penelitian ini, penelitian kuantitatif survey. Jenis penelitian ini adalah penelitian Quasy experiment design jenis two-group pretest-posttest design. Jumlah sampel 30 responden, kelompok intervensi 15 responden dan kelompok kontrol 15 responden. Pengukuran skala nyeri menggunakan numerical rating scale (NRS). Pengambilan sampel dengan menggunakan teknik accidenta lsampling. Uji normalitas data menggunakan menggunakan Shapiro-wilk. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon. Hasil : ada analisis bivariate menunjukkan bahwa nilai pretest dengan rata-rata 5,40 dan posttest rata-rata 2,93 dengan p-value = 0,000 < α = 0,05. Sehingga dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh massage effleurage dan aromaterapi jeruk kalamansi (Citrofortunella microcarpa) terhadap nyeri persalinan pada ibu bersalin kala I di TPMB Kota Bengkulu. Teknik massage effleurage dan aromaterapi jeruk kalamansi (Citrofortunella microcarpa) mampu mengurangi nyeri persalinan kala I.
Copyrights © 2025