Artikel ini membahas konsep pendidikan kewirausahaan Islami dan strategi pengembangannya di era digital untuk membentuk wirausahawan Muslim yang berkarakter, inovatif, dan berlandaskan nilai syariah. Penelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan dengan menganalisis berbagai literatur tentang konsep, implementasi, serta tantangan pendidikan kewirausahaan Islami. Hasil kajian menunjukkan bahwa pendidikan kewirausahaan Islami tidak hanya menekankan kompetensi bisnis seperti manajemen, kreativitas, dan keberanian mengambil risiko, tetapi juga nilai religius seperti amanah, kejujuran, dan tanggung jawab sosial. Tantangan utama yang ditemukan mencakup keterbatasan sumber daya manusia, minimnya fasilitas praktik, dan resistensi terhadap pembaruan kurikulum. Di era digital, penguatan kewirausahaan Islami dapat dilakukan melalui peningkatan literasi digital, kolaborasi lintas lembaga, pengembangan ekonomi kreatif berbasis syariah, dan penyesuaian kurikulum yang relevan dengan kemajuan teknologi.
Copyrights © 2025