Artikel ini membahas bagaimana globalisasi mempengaruhi hubungan antaragama dalam perspektif Kristen. Penelitian menggunakan metode studi kepustakaan, dengan menelaah buku, jurnal, dan dokumen terkait untuk memahami dinamika interaksi antaragama di era modern. Hasil analisis menunjukkan bahwa globalisasi mempercepat pertukaran informasi keagamaan, meningkatkan migrasi dan multikulturalisme, serta menghadirkan tantangan berupa konsumerisme dan relativisme yang dapat memengaruhi identitas keagamaan. Namun, globalisasi juga membuka peluang dialog antaragama, kerja sama lintas budaya, serta perluasan misi Kristen melalui teknologi digital. Perspektif Kristen menekankan pentingnya kasih, toleransi, dan kesaksian iman di tengah keragaman global. Artikel ini menyimpulkan bahwa globalisasi tidak hanya membawa tantangan, tetapi juga peluang bagi agama Kristen untuk memperkuat peran sosial dan spiritualnya melalui dialog antaragama yang konstruktif.
Copyrights © 2025