Program pengabdian masyarakat ini ditujukan untuk mengatasi gaya hidup sedentari dan potensi penurunan kebugaran fisik pada mahasiswa Fisioterapi, yang dapat mengganggu kredibilitas profesional mereka sebagai calon tenaga kesehatan. Tujuan program ini adalah memberikan edukasi dan intervensi fisik untuk meningkatkan kebugaran pada remaja tersebut. Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui delapan tahapan terstruktur, meliputi pengarahan awal, edukasi komprehensif mengenai manfaat kebugaran, pengukuran pra- dan pasca-intervensi menggunakan International Physical Activity Questionnaire (IPAQ), serta tiga sesi intervensi aktivitas fisik intensitas sedang (berjalan cepat 30-60 menit) di Stadion Manahan Solo. Hasilnya menunjukkan bahwa intervensi berhasil membuat mahasiswa melaksanakan aktivitas sedang secara konsisten. Luaran terukur utama adalah perubahan pola aktivitas fisik yang signifikan, sebagaimana dikonfirmasi oleh IPAQ, dan peningkatan estimasi nilai Volume Oksigen Maksimal (VO2 max) peserta, yang secara langsung merefleksikan peningkatan kapasitas aerobik dan kebugaran kardiorespirasi. Keterlibatan aktif peserta yang dikombinasikan dengan pengawasan rutin dan pemanfaatan teknologi terbukti menjadi metode yang efektif dalam mempromosikan perubahan perilaku jangka panjang. Keberhasilan intervensi ini tidak hanya meningkatkan status kebugaran mahasiswa tetapi juga menghasilkan artikel ilmiah untuk diseminasi.
Copyrights © 2025