Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran berbasis proyek terhadap kemampuan menerapkan konsep geografi siswa kelas X SMA. Permasalahan utama yang diangkat adalah rendahnya kemampuan siswa dalam menghubungkan konsep geografi dengan fenomena nyata, khususnya dalam materi klasifikasi batuan. Penelitian menggunakan desain eksperimen semu dengan dua kelompok: kelas eksperimen yang menggunakan model pembelajaran berbasis proyek dan kelas kontrol yang menggunakan metode konvensional. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara kedua kelompok, dengan rata-rata gain score kelas eksperimen sebesar 31 dan kelas kontrol sebesar 18. Uji t menunjukkan signifikansi 0,031 (< 0,05), yang menandakan bahwa penggunaan model pembelajaran berbasis proyek berdampak positif terhadap kemampuan siswa. Temuan ini memperkuat pentingnya penerapan pembelajaran kontekstual untuk meningkatkan kompetensi geografi siswa secara kognitif dan aplikatif, sekaligus mengembangkan keterampilan kolaborasi, tanggung jawab, dan berpikir kritis.
Copyrights © 2025