Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan literasi digital siswa SMP Negeri 13 Surabaya pada mata pelajaran IPA berdasarkan jenjang kelas, indikator kompetensi, dan gender. Penelitian menggunakan metode campuran (mix method) dengan model Explanatory Sequential Design, diawali dengan penyebaran soal melalui Google Form kepada 272 siswa, kemudian dilanjutkan dengan wawancara semi terstruktur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan literasi digital siswa secara umum berada pada kategori tinggi, dengan capaian tertinggi pada indikator Hypertextual Navigation (64%) dan terendah pada Internet Searching (60%). Siswa kelas VII memperoleh skor tertinggi pada indikator K3, sedangkan siswa kelas IX menunjukkan penurunan pada beberapa aspek. Tidak terdapat perbedaan signifikan berdasarkan gender. Faktor-faktor seperti akses perangkat, kebiasaan belajar, dan dukungan lingkungan turut memengaruhi capaian siswa. Penelitian ini merekomendasikan integrasi literasi digital dalam pembelajaran IPA secara sistematis
Copyrights © 2025