Terung (Solanum melongena L.) adalah tanaman hortikultura dari famili Solanaceae yang memiliki kandungan gizi cukup tinggi yaitu setiap 100 g bahan mentah terung mengandung 26 kalori, 1 g protein, 0,2 g hidrat arang, 25 IU vitamin A, 0,04 G vitamin B dan 5 g vitamin C. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan dosis interaksi bokasi pelepah lidah buaya dan pupuk KNO3 yang terbaik terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman terung pada tanah PMK. Penelitian dilaksanakan di lokasi yang terletak di Jl. Sepakat II ujung depan Asrama Bengkayang Kelurahan Bansir Darat, Kecamatan Pontianak Tenggara, Kota Pontianak. Penelitian ini dilaksanakan dari tanggal 8 Maret 2025 - 21 Juni 2025. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Faktorial Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 2 faktor perlakuan. Faktor pertama adalah bokasi pelepah lidah buaya (b) yang terdiri dari 3 taraf perlakuan yaitu b1=10 ton/ha setara dengan 50 g/tanaman, b2= 20 ton/ha setara dengan 100 g/tanaman, b3= 30 ton/ha setara dengan 150 g/tanaman dan faktor kedua adalah pupuk KNO3 (k) yang terdiri dari 3 taraf perlakuan yaitu k1= 150 kg/ha setara dengan 6 g/tanaman, k2= 200 kg/ha setara dengan 8 g/tanaman, k3= 250 kg/ha setara dengan 10 g/tanaman . Hasil penelitian menunjukkan bahwa dosis bokasi limbah lidah buaya 10 ton/ha dan pupuk KNO3 150 kg/ha merupakan dosis terbaik dalam meningkatkan pertumbuhan dan hasil terung pada tanah PMK.
Copyrights © 2025