Jurnal Pendidikan Luar Sekolah
Vol. 19 No. 2 (2025): NOVEMBER

Pemberdayaan Perempuan Melalui Kursus Tata Rias Kecantikan di LKP Farina Kabupaten Karawang

Aulia, Amarani Rulis (Unknown)



Article Info

Publish Date
30 Nov 2025

Abstract

Melalui pemberdayaan perempuan, diharapkan para perempuan akan mendapatkan keterampilan yang dibutuhkan untuk mencapai potensi penuh mereka sehingga dapat berpartisipasi dalam pengembangan usaha dan memberdayakan ekonomi masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang pemberdayaan perempuan melalui kursus tata rias kecantikan di LKP Farina Kabupaten Karawang. Sara H. Longwee (1993) pemberdayaan perempuan mencakup tiga hal: "(1) capacity building bermakna membangun kemampuan perempuan; (2) cultural change yaitu perubahan budaya yang memihak kepada perempuan; (3) structural adjustment adalah penyesuaian struktural yang memihak perempuan. Pendekatan pada penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subyek penelitian terdiri dari satu orang pengelola, instruktur, dan peserta kursus di LKP Farina Kabupaten Karawang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan kursus tata rias dapat dikatakan telah mampu memberdayakan perempuan karena kemampuan, keterampilan, dan pengetahuan peserta kursus terus meningkat sehingga peserta kursus dapat mengembangkan kemampuan dan usaha di bidang tata rias. Kata kunci : Pemberdayaan Perempuan; Kursus; Tata Rias Kecantikan.   Abstract Through women's empowerment, it is hoped that women will gain the skills needed to reach their full potential so that they can participate in business development and empower the community's economy. This study aims to describe the empowerment of women through beauty make-up courses at LKP Farina, Karawang Regency. Sara H. Longwee (1993) women's empowerment includes three things: "(1) capacity building means building women's abilities; (2) cultural change, namely cultural change that favors women; (3) structural adjustment that favors women. Approach in this study using a qualitative approach. The data collection techniques are observation, interviews, and documentation. The research subjects consist of one manager, instructor, and course participants at LKP Farina, Karawang Regency. The results show that the implementation of the cosmetology course can be said to have been able to empower women because the abilities, skills, and knowledge of course participants continue to increase so that course participants can develop abilities and businesses in the field of cosmetology. Keywords : Women Empowerment; Course; Cosmetology.

Copyrights © 2025