Meta-analisis ini dilakukan untuk mensintesis temuan-temuan empiris mengenai dampak berbagai bentuk inovasi pembelajaran terhadap kemampuan berpikir tingkat tinggi (Higher Order Thinking Skills/HOTS) peserta didik pada konteks penelitian Pendidikan. Penelitian ini bertujuan menganalisis dampak berbagai inovasi pembelajaran terhadap peningkatan Higher Order Thinking Skills (HOTS) peserta didik melalui pendekatan meta-analisis. Data diperoleh dari sejumlah penelitian eksperimen dan quasi-eksperimen yang mengimplementasikan model pembelajaran inovatif seperti Problem Based Learning (PBL), Project Based Learning (PjBL), Flipped Classroom, STEM/STEAM, Blended Learning, dan Gamifikasi. Analisis dilakukan menggunakan Hedges’ g, disertai uji heterogenitas dan analisis moderator berdasarkan model pembelajaran, jenjang pendidikan, dan mata pelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa inovasi pembelajaran memberikan pengaruh besar terhadap HOTS dengan effect size keseluruhan sebesar 1.21. Model Flipped Classroom memiliki pengaruh tertinggi (g = 1.72), diikuti PjBL, STEM/STEAM, dan PBL. Dampak terbesar ditemukan pada mata pelajaran matematika dan jenjang SMA. Uji bias publikasi menunjukkan hasil tidak signifikan, sehingga temuan dapat dipercaya. Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan pentingnya penerapan pembelajaran aktif, kolaboratif, dan berbasis teknologi sebagai strategi efektif untuk meningkatkan kemampuan berpikir tingkat tinggi peserta didik.
Copyrights © 2025