Permasalahan yang memerlukan perhatian khusus pada lansia berkaitan dengan proses penuaan yang dapat menimbulkan perubahan dalam aspek kognitif, motorik, emosional, dan sosial. Oleh karena itu, lansia perlu terus dilatih melalui aktivitas yang kreatif agar penurunan fungsi kognitif, motorik, maupun sosial dapat diperlambat. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah memberikan terapi okupasi. Melalui media seni dan proses kreatif, lansia dapat mengekspresikan diri, meningkatkan kemampuan koping, mengelola stres, serta membangun rasa percaya diri. Terapi okupasi juga menjadi sarana bagi lansia untuk mengungkapkan perasaan melalui berbagai fungsi yang dimilikinya. Pendekatan pemecahan masalah yang digunakan dalam hal ini adalah dengan melaksanakan kegiatan Terapi Aktivitas Kelompok berupa “Terapi Okupasi Kolase pada Lansia” di Wisma Lansia Harapan Asri. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Senin, 6 Oktober 2025 di Wisma Lansia Harapan Asri. Hasil pelaksanaan menunjukkan bahwa para lansia sangat menyukai terapi okupasi sebagai aktivitas untuk mengisi waktu luang. Terapi ini membantu mereka mengurangi rasa bosan dan kejenuhan, sekaligus menjadi sarana untuk mengekspresikan perasaan melalui karya gambar menggunakan biji-bijian. Selain itu, kegiatan ini juga melatih kemampuan kognitif serta motorik dengan baik. Terapi okupasi terbukti bermanfaat untuk menjaga kesehatan mental dan fisik lansia
Copyrights © 2025