Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Terapi Foot Massage terhadap Penurunan Kecemasan Pasien Gagal Ginjal Kronik yang Menjalani Hemodialisa Firdaus, Amelia; Aini, Dwi Nur
Journal of Language and Health Vol 5 No 3 (2024): Journal of Language and Health
Publisher : CV. Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jlh.v5i3.5308

Abstract

Gagal ginjal kronik merupakan kondisi dimana ginjal tidak dapat mempertahakan keseimbangan metabolisme, cairan, dan elektrolit karena kerusakan progresif pada struktur ginjal, mengakibatkan penumpukan sisa metabolisme seperti uremia dalam darah, kondisi ini bersifat tidak dapat pulih kembali dan sangat memerlukan terapi pengganti ginjal seperti dialisis atau transpalansi ginjal. Objective: Penelitian ini bertujuan untuk mengatahui pengaruh Teapi Foot Maasage Terhadap Penurunan Kecemasan Pasien Gagal Ginjal Kronik Yang Menjalani Hemodialisa di RSD K.R.M.T Wongsonegoro Semarang.Method: Metode ini menggunakan metode kuantitatif dengan purposive sampling digunakan dalam pemilihan sample data dan diperoleh sample sebanyak 53 responden.penelitian ini menggunakan design quansy eksperimental kususnya design One-Grup pre-post test .Results: Hasil penelitiaan ini menunjukan bahwa terapi foot massage efektif untuk menurunkan skala kecemasan pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisa..Conclusions: Terdapat pengaruh terapi foot massage terhadap penurunan kecemasan pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisa di RSD K.R.M.T Wongsonegoro Semarang.
TERAPI AKTIVITAS KELOMPOK MELAKUKAN TERAPI OKUPASI PADA LANSIA Firdaus, Amelia; Deraya, Reanita Anggis; Selviana, Sinta; Retnaningsih, Dwi
Jurnal Implementasi Pengabdian Masyarakat Kesehatan (JIPMK) Vol 7, No 2 (2025): Jurnal Implementasi Pengabdian Masyarakat Kesehatan
Publisher : Universitas Widya Husada Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33660/jipmk.v7i2.180

Abstract

Permasalahan yang memerlukan perhatian khusus pada lansia berkaitan dengan proses penuaan yang dapat menimbulkan perubahan dalam aspek kognitif, motorik, emosional, dan sosial. Oleh karena itu, lansia perlu terus dilatih melalui aktivitas yang kreatif agar penurunan fungsi kognitif, motorik, maupun sosial dapat diperlambat. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah memberikan terapi okupasi. Melalui media seni dan proses kreatif, lansia dapat mengekspresikan diri, meningkatkan kemampuan koping, mengelola stres, serta membangun rasa percaya diri. Terapi okupasi juga menjadi sarana bagi lansia untuk mengungkapkan perasaan melalui berbagai fungsi yang dimilikinya. Pendekatan pemecahan masalah yang digunakan dalam hal ini adalah dengan melaksanakan kegiatan Terapi Aktivitas Kelompok berupa “Terapi Okupasi Kolase pada Lansia” di Wisma Lansia Harapan Asri. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Senin, 6 Oktober 2025 di Wisma Lansia Harapan Asri. Hasil pelaksanaan menunjukkan bahwa para lansia sangat menyukai terapi okupasi sebagai aktivitas untuk mengisi waktu luang. Terapi ini membantu mereka mengurangi rasa bosan dan kejenuhan, sekaligus menjadi sarana untuk mengekspresikan perasaan melalui karya gambar menggunakan biji-bijian. Selain itu, kegiatan ini juga melatih kemampuan kognitif serta motorik dengan baik. Terapi okupasi terbukti bermanfaat untuk menjaga kesehatan mental dan fisik lansia