Penelitian ini mengkaji transformasi pembelajaran Islam melalui media digital dan teknologi imersif dengan fokus pada implementasi metaverse dalam konteks Pendidikan Agama Islam (PAI). Analisis masalah menunjukkan bahwa pendidikan Islam di Indonesia menghadapi tantangan relevansi di era digital dengan peringkat 72 dari 79 negara dalam studi PISA 2018 dan 44 dari 49 negara dalam TIMSS 2015. Tujuan penelitian adalah menganalisis potensi dan tantangan implementasi teknologi imersif dalam pembelajaran Islam melalui pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan. Instrumen penelitian mencakup panduan analisis dokumen, matriks tematik, dan kerangka analisis data Miles dan Huberman yang terdiri dari reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metaverse menawarkan pengalaman belajar yang imersif, interaktif, dan kolaboratif melalui teknologi VR dan AR, namun dihadapkan pada tiga tantangan utama: keterbatasan infrastruktur, rendahnya literasi digital pendidik, dan isu etika serta keamanan data. Implikasi penelitian ini memberikan kontribusi teoritis bagi pengembangan Digital Islamic Pedagogy dan praktis bagi perancangan platform pembelajaran Islam berbasis teknologi imersif yang relevan dengan kebutuhan generasi digital.
Copyrights © 2025