Sujud: Jurnal Agama, Sosial dan Budaya
Vol. 1 No. 4 (2025): OKTOBER-DESEMBER

Generasi Z dan Tantangan Islam di Era Digital

Khodijatul Karimah (Unknown)
Khoiru Annisa Siregar (Unknown)
Muhammad Abdan Syakuro (Unknown)
Naisyifa Ravenny Fauzizah (Unknown)
Abdul Fadhil (Unknown)



Article Info

Publish Date
08 Dec 2025

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mengubah cara manusia berinteraksi, belajar, dan beragama. Generasi Z, sebagai generasi yang tumbuh di tengah kemajuan teknologi, menghadapi tantangan unik dalam menjaga nilai-nilai keislaman di era digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik Generasi Z dalam menjalani kehidupan keagamaan, mengidentifikasi tantangan yang muncul akibat derasnya arus informasi, serta menelaah strategi pendidikan Islam yang relevan untuk memperkuat karakter keislaman mereka. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kepustakaan. Hasil kajian menunjukkan bahwa digitalisasi agama membawa dampak positif berupa kemudahan akses terhadap dakwah dan pendidikan Islam, namun juga menghadirkan tantangan serius seperti pergeseran otoritas keagamaan, misinformasi, dan penurunan spiritualitas. Untuk menghadapi tantangan tersebut, diperlukan penguatan literasi digital keagamaan, penerapan etika bermedia berbasis nilai Islam, serta kolaborasi antara pendidik dan kreator digital dalam membangun ekosistem dakwah yang adaptif dan kredibel. Dengan demikian, Generasi Z diharapkan mampu menjadi Muslim yang kritis, beretika, dan berdaya dalam memanfaatkan teknologi untuk kemaslahatan umat.

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

sujud

Publisher

Subject

Religion Humanities Decision Sciences, Operations Research & Management Law, Crime, Criminology & Criminal Justice Social Sciences

Description

Sujud dimaknai sebagai tindakan menundukkan diri dengan meletakkan dahi ke tanah sebagai bentuk penghormatan, kepatuhan, atau kerendahan hati kepada Yang Maha Esa. Sujud menjadi simbol spiritualitas, kesetaraan sosial, dan nilai budaya yang luhur, menyatukan aspek religius dengan nilai-nilai ...