Penelitian ini membahas strategi manajemen risiko untuk menghadapi ancaman finansial dan reputasi pada lembaga pendidikan. Tujuan penelitian adalah mengidentifikasi isu-isu utama yang memengaruhi keberlanjutan lembaga, seperti ketidakstabilan anggaran, ketergantungan pendanaan, dan penurunan kepercayaan publik. Dengan metode kajian literatur kualitatif, penelitian ini menganalisis karya akademik, dokumen kebijakan, dan studi kasus untuk merumuskan praktik terbaik dan kerangka strategi. Hasil menunjukkan bahwa identifikasi risiko secara proaktif, tata kelola yang transparan, diversifikasi sumber pendanaan, serta keterlibatan pemangku kepentingan menjadi kunci dalam memitigasi risiko finansial dan reputasi. Integrasi budaya risiko dalam kebijakan lembaga juga meningkatkan ketahanan dan kredibilitas jangka panjang. Penelitian menyimpulkan bahwa pendekatan manajemen risiko yang holistik dan adaptif penting untuk menjaga stabilitas operasional dan kepercayaan publik di tengah ketidakpastian.
Copyrights © 2025