Penelitian ini mengkaji etika komunikasi pengguna media sosial Instagram pada mahasiswa Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) D angkatan 2021 UIN Raden Fatah Palembang. Etika komunikasi dipahami sebagai seperangkat nilai, norma, dan prinsip moral yang mengatur perilaku individu dalam berinteraksi, termasuk pada ruang digital. Rumusan masalah penelitian mencakup bagaimana bentuk etika komunikasi mahasiswa dalam menggunakan Instagram serta apa saja dampak positif dan negatif dari penggunaan platform tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan praktik etis mahasiswa dalam berkomunikasi di Instagram dengan menggunakan teori Uses and Gratifications serta teori komunikasi dalam teknologi informasi sebagai landasan analitis. Penelitian ini menerapkan metode kualitatif deskriptif dengan memanfaatkan data primer dan sekunder yang diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap mahasiswa KPI D 2021. Hasil penelitian menunjukkan bahwa etika komunikasi yang baik di Instagram ditandai dengan menghindari penyebaran hoaks, penggunaan bahasa sopan, menjaga identitas diri, menghargai privasi, serta tidak memposting maupun menyebarkan konten tanpa izin. Selain memberikan dampak positif seperti perluasan jaringan sosial, penyediaan informasi, dan ruang berekspresi, penggunaan Instagram juga menimbulkan dampak negatif berupa risiko cyberbullying, pelecehan, penyalahgunaan privasi, serta paparan konten sensitif.
Copyrights © 2026