Berdasarkan observasi lapangan, baik guru maupun pelatih pendidikan jasmani belum memahamipentingnya penerapan pijat sebagai pengganti dinamis untuk pemanasan dan pendinginan yangdinamis, dalam satu kegiatan atau cabang olahraga dan latihan pada saat itu. Lebih dari itu, atlet yangmelakukan pijat saat istirahat untuk menuju lokasi set atau babak selanjutnya, pijat memiliki peranyang sangat bermanfaat untuk pemulihan dan kondisi fisik, serta pencegahan cedera. Dengan demikianrumusan masalah penelitian ini adalah apakah ada pengaruh latihan pijat terhadap keluhan fisiologispada mahasiswa IKOR FIKKM UNIMA. Metode dalam penelitian ini adalah eksperimen semu dengandesain one group pre-test post-test only design. Teknik analisis data yang digunakan untuk keperluanpengujian hipotesis dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan statistik Wilcoxon Signed RankTest. Berdasarkan hasil pengumpulan data dan pengolahan data dapat disimpulkan bahwa adapengaruh latihan masase terhadap penurunan keluhan fisiologis subjektif pada mahasiswa IKORFIKKM UNIMA.
Copyrights © 2025