Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh komunikasi efektif, konflik kerja, stres kerja, dan lingkungan kerja terhadap produktivitas pegawai di Pengadilan Negeri Pasir Pengaraian. Latar belakang dari penelitian ini didasari oleh berbagai permasalahan yang terjadi di lingkungan kerja, seperti terjadinya miskomunikasi antara pegawai dan atasan, beban kerja yang dianggap berlebihan, konflik antarpegawai yang tidak terselesaikan dengan baik, serta kondisi fisik lingkungan kerja yang belum mendukung kenyamanan dan efisiensi kerja. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei sebagai instrumen pengumpulan data. Seluruh pegawai yang berjumlah 31 orang dijadikan sebagai responden dalam penelitian ini. Data yang diperoleh dari kuesioner kemudian dianalisis menggunakan model persamaan struktural (structural equation modeling) untuk melihat hubungan dan pengaruh antarvariabel yang diteliti. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lingkungan kerja memiliki pengaruh yang signifikan secara simultan terhadap produktivitas kerja pegawai. Ketika dianalisis secara parsial, variabel komunikasi efektif dan lingkungan kerja memberikan pengaruh positif yang signifikan terhadap peningkatan produktivitas, sementara variabel konflik kerja dan stres kerja justru berdampak negatif. Temuan ini menunjukkan bahwa kondisi kerja yang baik dan komunikasi yang lancar sangat dibutuhkan untuk mendukung produktivitas pegawai, sedangkan tingginya tingkat konflik dan stres dapat menurunkan kinerja. Oleh karena itu, peningkatan komunikasi terbuka, pengelolaan stres kerja, penyelesaian konflik yang profesional, serta perbaikan fasilitas kerja menjadi langkah penting untuk meningkatkan produktivitas pegawai di lingkungan peradilan. Kata Kunci : Efektif Komunikasi Kerja, Konflik Kerja, Stres Kerja, Lingkungan Kerja,Produktivitas Kerja Pegawai
Copyrights © 2025