Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang bertujuan untuk meningkatkan keterampilan motorik halus anak usia dini melalui metode meronce kalung menggunakan bahan alam. Fokus penelitian dilakukan pada anak Kelompok B TK Taqwa Batu Tiroa, Kecamatan Sinoa, Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan. Permasalahan awal menunjukkan bahwa sebagian besar anak mengalami kesulitan dalam mengoordinasikan otot kecil, terutama tangan dan jari, yang menghambat kemampuan mereka dalam melakukan aktivitas sederhana seperti memegang alat tulis dan menggunting. Intervensi dilakukan melalui kegiatan meronce menggunakan bahan alam seperti biji-bijian, kulit kerang, dan potongan bambu kecil. Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan dalam dua siklus, masing-masing terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam kemampuan motorik halus anak setelah penerapan metode tersebut. Selain itu, kegiatan ini juga terbukti menyenangkan, mendidik, serta membangkitkan minat anak terhadap lingkungan sekitar. Penelitian ini merekomendasikan agar metode meronce kalung berbahan alam dijadikan sebagai bagian dari pembelajaran rutin di TK untuk menunjang perkembangan anak secara menyeluruh.
Copyrights © 2025