Kenaikan permukaan air laut sebagai dampak perubahan iklim global telah menjadi ancaman nyata bagi wilayah pesisir, termasuk Kecamatan Ujung Tanah di Kota Makassar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kerawanan terhadap kenaikan permukaan air laut dan merumuskan strategi adaptasi yang tepat di kawasan pesisir tersebut. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode spasial (skoring, pembobotan, dan overlay), penelitian ini mengevaluasi enam indikator utama: kemiringan lereng, penggunaan lahan, ketinggian gelombang, kecepatan arus, kecepatan angin, dan pasang surut. Hasil analisis menunjukkan bahwa wilayah pesisir Ujung Tanah memiliki tingkat kerawanan yang bervariasi, mulai dari rendah hingga tinggi, dengan distribusi kerawanan tinggi paling luas terdapat di Kelurahan Totaka dan Ujung Tanah. Berdasarkan tingkat kerawanan tersebut, disusun strategi adaptasi meliputi adaptasi akomodatif (penanaman vegetasi pantai, pembangunan ruang terbuka hijau, edukasi masyarakat) hingga adaptasi protektif (pembangunan seawall, breakwater, dan zonasi permukiman). Penelitian ini menegaskan pentingnya pendekatan terintegrasi berbasis spasial dan sosial dalam merancang kebijakan adaptasi pesisir yang berkelanjutan dan berkeadilan terhadap ancaman kenaikan permukaan air laut. Keywords: kenaikan permukaan air laut, strategi adaptasi, Kawasan Pesisir
Copyrights © 2025