Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) adalah bayi baru lahir yang berat badan lahirnya pada saat kelahiran kurang dari 2500 gram. Merupakan masalah kesehatan yang turut berkontribusi terhadap angka kematian bayi. Bayi yang lahir dengan BBLR akan sulit untuk mengejar pertumbuhan yang tertinggal oleh anak-anak normal. Apabila bayi lahir dengan BBLR dan diikuti oleh pemenuhan nutrisi yang tidak adekuat, pelayanan kesehatan yang buruk, dan sering mengalami infeksi selama masa pertumbuhan, maka akan menyebabkan pertumbuhan terhambat. Apabila pertumbuhan terhambat dan anak tidak bisa mengejar ketertinggalan pertumbuhan, maka akan terjadi stunting. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kejadian BBLR. Jenis penelitian ini adalah penelitian observasional analitik dengan pendekatan case control, jumlah sampel yang digunakan sebanyak 38 bayi yang lahir dengan BBLR. Hasil penelitian ini diperoleh ada hubungan yang bermakna antara paritas (p value se.be.sar 0,016 < 0,05) dengan kejadian BBLR. Dan tidak ada hubungan yang bermakna antara anemia (p value. se.be.sar 0,060 > 0,05) dan KEK (p value sebesar 0,075 > 0,05) dengan kejadian BBLR di Puskesmas Hulonthalangi.
Copyrights © 2025