Program pengembangan masyarakat berbasis potensi lokal di Desa Air Mesu, Kabupaten Bangka Tengah dilatarbelakangi oleh permasalahan rendahnya nilai jual buah durian yang hanya dipasarkan dalam bentuk segar serta tingginya ketergantungan sebagian petani pada aktivitas penambangan timah ilegal. Kondisi ini berdampak pada ketidakstabilan pendapatan dan degradasi lingkungan. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, dilaksanakan program pemberdayaan melalui hilirisasi produk durian menjadi olahan bernilai tambah serta penerapan pembangkit listrik tenaga surya sebagai solusi biaya produksi yang tinggi. Metode pelaksanaan dilakukan secara partisipatif melalui pendampingan kelompok masyarakat, pembangunan instalasi energi surya, pelatihan teknis, serta monitoring evaluasi berkelanjutan. Hasil program menunjukkan penurunan biaya operasional usaha hingga empat puluh persen, peningkatan kapasitas produksi, pengurangan emisi karbon, serta berkurangnya aktivitas penambangan ilegal. Dengan demikian, program ini tidak hanya meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat tetapi juga memberikan kontribusi nyata terhadap keberlanjutan lingkungan. Kegiatan ini menjadi model pengabdian masyarakat yang mengintegrasikan pengembangan produk lokal dengan energi bersih untuk mendukung ekonomi inklusif dan ramah lingkungan.
Copyrights © 2025