Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh bermain balok terhadap kemampuan berhitung anak usia 5-6 tahun di RA Tahfidz Al-Hasby Iparbondar, Kabupaten Mandailing Natal. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain pre-eksperimen, melibatkan 14 anak sebagai sampel. Data dikumpulkan melalui observasi dan pengukuran kemampuan berhitung sebelum dan sesudah perlakuan bermain balok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata kemampuan berhitung anak meningkat dari 21 (kategori Mulai Berkembang) pada pre-test menjadi 34 (kategori Berkembang Sesuai Harapan) pada post-test. Uji Wilcoxon menunjukkan nilai Asymp. Sig. (2-tailed) sebesar 0,001, yang menunjukkan adanya pengaruh signifikan dari kegiatan bermain balok terhadap kemampuan berhitung anak. Penelitian ini menyimpulkan bahwa bermain balok efektif dalam menstimulus kemampuan berhitung anak usia dini, serta memberikan rekomendasi untuk penerapan metode pembelajaran berbasis permainan dalam pendidikan anak usia dini.
Copyrights © 2025