Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya perbedaan kemampuan kreativitas anak usia 5-6 tahun melalui kegiatan bajumput (batik jumputan) di TK Gracia Sustain Medan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan desain one group pretest- posttest design. Sampel pada penelitian ini terdiri dari 15 anak, kelompok B yang berusia 5-6 tahun yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan lembar observasi dan dokumentasi sedangkan analisis data menggunakan statistik non parametrik Wilcoxon. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa nilai rata-rata sebelum diberikan perlakuan berupa kegiatan batik jumputan (pretest) adalah sebesar 24,66 dengan kategori mulai berkembang, sementara itu nilai rata-rata setelah diberi perlakuan (posttest) meningkat menjadi 32,53 dengan kategori berkembang sesuai harapan. Hasil ini membuktikan bahwa adanya perbedaan yang signifikan terhadap kemampuan kreativitas anak 5-6 tahun sebelum dan sesudah melakukan kegiatan batik jumputan. Berdasarkan hasil uji Statistic diperoleh nilai Asymp. Sig. (2-tailed) sebesar 0,001 < 0,05, yang berarti bahwa adanya perbedaan kemampuan kreativitas anak usia 5-6 tahun, sebelum dan sesudah diberi perlakuan berupa kegiatan batik jumputan di TK Gracia Sustain Medan.
Copyrights © 2025