Lingkungan belajar yang tertib dan partisipatif penting untuk menunjang keberhasilan pendidikan di sekolah dasar. Salah satu strategi untuk mencapainya adalah melalui penyusunan kesepakatan kelas yang dilakukan sejak awal tahun ajaran, khususnya pada Masa Orientasi Peserta Didik (MOPD). Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses penyusunan dan penerapan kesepakatan kelas di kelas 3 SDN Merapi sebagai upaya menciptakan suasana belajar yang kondusif. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara guru kelas, dan dokumentasi serta dianalisis dengan teknik analisis tematik melalui pengorganisasian data, identifikasi tema utama, dan interpretasi temuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesepakatan kelas disusun secara kolaboratif antara guru dan siswa melalui asesmen diagnostik dan diskusi (circle time), yang menghasilkan enam poin utama terkait kedisiplinan, tanggung jawab, dan interaksi positif. Penerapannya berdampak positif pada ketertiban siswa, meskipun partisipasi aktif dan keberanian bertanya masih perlu ditingkatkan. Kesimpulannya, kesepakatan kelas yang melibatkan siswa sejak awal tahun ajaran efektif dalam membangun karakter dan lingkungan belajar yang suportif.
Copyrights © 2025