Perkembangan dunia kerja memaksa perusahaan tidak hanya memperhatikan efisiensi produksi, tetapi juga membentuk lingkungan kerja yang baik dan adil. Dua hal yang penting dalam menciptakan lingkungan kerja yang positif adalah etika kerja dan keterlibatan serikat pekerja. Penelitian ini bertujuan mengamati dampak dari etika kerja dan keterlibatan serikat pekerja terhadap kesejahteraan karyawan di perusahaan manufaktur menengah di Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan cara survei terhadap 100 karyawan yang bekerja di perusahaan manufaktur yang memiliki serikat pekerja aktif. Data dikumpulkan melalui kuesioner menggunakan skala Likert dan dianalisis dengan metode regresi linier berganda. Temuan penelitian menunjukkan bahwa etika kerja memiliki dampak positif dan signifikan terhadap kesejahteraan karyawan. Selain itu, keterlibatan serikat pekerja juga memberikan dampak positif, terutama dalam menjaga hak karyawan, menyampaikan harapan, dan menyelesaikan masalah kerja. Ketika dilihat bersamaan, kedua faktor tersebut berkontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan karyawan di lingkungan kerja. Dengan demikian, disimpulkan bahwa penerapan etika kerja serta peran aktif serikat pekerja merupakan faktor penting dalam membina hubungan industrial yang harmonis dan berkelanjutan.
Copyrights © 2025