Peningkatan jumlah kendaraan bermotor di Kota Payakumbuh berdampak pada menurunnya kinerja lalu lintas, khususnya di kawasan simpang bersinyal. Salah satu titik permasalahan adalah Simpang Kasda Jalan Soekarno Hatta dan Jalan Veteran yang kerap mengalami tundaan dan antrian panjang pada jam sibuk. Penelitian ini bertujuan menganalisis kondisi eksisting, mengevaluasi alternatif optimasi, serta memprediksi kinerja simpang hingga tahun 2029. Data diperoleh melalui survei lapangan meliputi volume lalu lintas, kecepatan, waktu siklus sinyal, dan kondisi geometrik. Pemodelan dilakukan menggunakan perangkat lunak PTV Vissim dengan kalibrasi dan validasi menggunakan uji Geoffrey E. Havers (GEH). Hasil analisis menunjukkan kondisi eksisting berada pada tingkat pelayanan LOS C dengan rata-rata antrian 31,43 meter dan tundaan 32,48 detik/kendaraan. Dua alternatif optimasi diuji, yaitu penyesuaian waktu sinyal dan penghapusan parkir on street. Alternatif kedua menghasilkan kinerja terbaik dengan peningkatan pelayanan menjadi LOS B, rata-rata antrian 10,49 meter, dan tundaan 14,42 detik/kendaraan. Prediksi hingga tahun 2029 menunjukkan tanpa optimasi simpang menurun menjadi LOS E, sedangkan dengan penerapan alternatif kedua, kinerja dapat dipertahankan pada LOS C.
Copyrights © 2025