Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah terhadap peningkatan kualitas hidup manusia di Provinsi Nusa Tenggara Barat. Isu Perbedaan tingkat IPM antar kabupaten/kota di NTB serta pentingnya kebijakan fiskal daerah dalam memperkuat pembangunan manusia telah menjadi indikator utama dalam capaian pembangunan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode analisis regresi linear berganda, berdasarkan data sekunder DBHCHT, APBD, dan IPM dari seluruh kabupaten/kota di Provinsi NTB selama periode 2022–2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa DBHCHT berpengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas hidup manusia. Peningkatan penerimaan DBHCHT mampu memperkuat layanan publik di bidang infrakstruktur, kesehatan dan pendidikan. APBD berpengaruh signifikan namun negatif terhadap IPM mengindikasikan bahwa peningkatan belanja daerah belum sepenuhnya diikuti dengan peningkatan efektivitas pengelolaan anggaran. Penelitian ini menegaskan bahwa kebijakan fiskal daerah melalui DBHCHT dan APBD memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas hidup manusia, dengan catatan perlunya penguatan efektivitas tata kelola dan alokasi belanja publik agar lebih berorientasi pada pembangunan manusia berkelanjutan di Provinsi Nusa Tenggara Barat.
Copyrights © 2025