Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengalaman mahasiswa dalam menghadapi berbagai tantangan selama proses micro teaching pada pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI). Micro teaching merupakan salah satu tahap penting dalam pembentukan kompetensi pedagogik dan profesional calon guru, terutama dalam melatih kemampuan mengajar secara efektif sebelum terjun ke dunia nyata pendidikan. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan melibatkan sejumlah mahasiswa calon guru PAI sebagai partisipan. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi kegiatan micro teaching, dan analisis refleksi pribadi mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa menghadapi berbagai tantangan seperti rasa gugup saat mengajar, kesulitan dalam mengelola waktu dan kelas, keterbatasan variasi metode pembelajaran, serta kesulitan dalam menguasai materi dan penggunaan media pembelajaran. Namun, melalui bimbingan dosen, latihan berulang, dan evaluasi diri, mahasiswa mampu mengembangkan keterampilan komunikasi, percaya diri, dan kemampuan pedagogik secara signifikan. Penelitian ini menegaskan bahwa micro teaching berperan penting dalam membentuk kesiapan calon guru PAI baik dari aspek kognitif, afektif, maupun psikomotorik.
Copyrights © 2025