Kehidupan di dalam lapas kerap menimbulkan tekanan psikologis bagi narapidana, seperti kesulitan menerima diri dan rasa tidak berdaya. Religiositas dapat menjadi faktor yang membantu menghadapi tantangan tersebut serta meningkatkan kesejahteraan psikologis. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh signifikan antara religiositas dan kesejahteraan psikologis pada narapidana kasus narkotika. Penelitian kuantitatif ini melibatkan 115 narapidana laki-laki, dengan pengambilan data menggunakan metode non-probability sampling dan dianalisis melalui IBM SPSS 27. Instrumen yang digunakan adalah The Centrality of Religiosity Scale (? = .914) dan Psychological Well-Being Scale (? = .779). Hasil uji regresi menunjukkan religiositas berpengaruh sebesar 18,1% terhadap kesejahteraan psikologis narapidana di Lapas Narkotika Jakarta. Temuan ini menunjukkan bahwa religiositas merupakan salah satu aspek penting dalam mendukung kesejahteraan psikologis, meskipun terdapat faktor lain yang turut berperan.
Copyrights © 2025