Perkembangan teknologi digital telah menghadirkan kecerdasan buatan (AI) yang dapat dimanfaatkan dalam berbagai bidang, termasuk penulisan karya ilmiah. Salah satu platform yang banyak digunakan adalah ChatGPT, aplikasi berbasis pemrosesan bahasa alami yang mampu membantu pengguna dalam merumuskan ide, menyusun kerangka tulisan, memperbaiki tata bahasa, dan melakukan parafrase. Namun, penggunaan AI tanpa pemahaman etika berisiko menimbulkan plagiarisme dan mengurangi orisinalitas karya. Berdasarkan permasalahan tersebut, kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan dengan tujuan mengenalkan pemanfaatan ChatGPT sebagai alat bantu penulisan karya ilmiah secara etis dan bertanggung jawab. Kegiatan dilaksanakan pada Sabtu, 23 Agustus 2025 di SMAS IT Hasanka Palangka Raya dengan melibatkan 18 siswa kelas XII. Metode pelaksanaan berbentuk workshop tatap muka yang terdiri atas tahapan persiapan, pelaksanaan, dan dokumentasi. Peserta diperkenalkan pada konsep dasar AI, didemonstrasikan penggunaan ChatGPT, serta melakukan praktik langsung menulis paragraf sederhana dengan pendampingan tim pengabdi. Hasil kegiatan menunjukkan antusiasme tinggi dari peserta. Mereka aktif mencoba fitur ChatGPT dan memahami pentingnya menjaga orisinalitas karya serta menghindari plagiarisme. Meskipun kegiatan hanya dilakukan satu kali, pelatihan ini berhasil membuka wawasan siswa mengenai potensi dan risiko penggunaan AI dalam penulisan ilmiah. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam meningkatkan literasi digital dan akademik siswa menjelang kelulusan.
Copyrights © 2025