Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh pemasaran digital dan kredibilitas brand ambassador terhadap niat beli ulang produk Aqua yang dimediasi oleh boikot konsumen di tengah tantangan reputasi merek. Menggunakan pendekatan kuantitatif, penelitian melibatkan 100 mahasiswa Universitas Trunojoyo Madura sebagai responden yang ditentukan melalui teknik proportional stratified random sampling. Data dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) dengan perangkat lunak SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kredibilitas brand ambassador berpengaruh positif signifikan terhadap niat beli ulang, sedangkan pemasaran digital tidak memiliki dampak signifikan baik terhadap niat beli maupun perilaku boikot. Selain itu, boikot konsumen terbukti berpengaruh langsung secara dominan terhadap niat beli, namun tidak berperan sebagai variabel mediasi. Temuan ini mengimplikasikan bahwa strategi penggunaan figur kredibel lebih efektif dibandingkan kampanye digital dalam mempertahankan penjualan saat terjadi krisis boikot.
Copyrights © 2025