Paper ini meninjau pengaruh jenis aktivator alkali terhadap sifat mekanik dan durabilitas beton geopolimer. Material ini dikembangkan sebagai alternatif ramah lingkungan pengganti semen Portland dengan memanfaatkan sumber aluminosilikat seperti abu terbang dan slag yang diaktivasi oleh larutan alkali. Aktivator yang umum digunakan meliputi NaOH, KOH, serta kombinasi dengan natrium atau kalium silikat. Hasil kajian dari berbagai penelitian menunjukkan bahwa jenis dan konsentrasi aktivator sangat memengaruhi reaksi geopolisasi dan pembentukan gel N–A–S–H maupun C–A–S–H. Kombinasi NaOH dan Na₂SiO₃ dengan rasio optimal menghasilkan kekuatan tekan dan ketahanan kimia lebih tinggi, sedangkan rasio silikat/hidroksida berlebih menurunkan workability dan stabilitas mikrostruktur. Tantangan utama meliputi sifat korosif aktivator, variasi bahan baku, dan belum adanya standar formulasi yang baku. Secara keseluruhan, pemilihan jenis aktivator yang tepat berperan penting dalam meningkatkan kinerja dan keberlanjutan beton geopolimer, sekaligus membuka peluang penerapan luas pada konstruksi hijau masa depan
Copyrights © 2025