Pemerataan fasilitas dan tenaga kesehatan merupakan komponen penting dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan bagi seluruh rakyat Indonesia. Ketimpangan distribusi masih terjadi karena adanya perbedaan kemampuan daerah dalam menyediakan tenaga kesehatan serta kesetaraan fasilitas kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemerataan fasilitas dan tenaga kesehatan di Indonesia pada periode 2016-2018 dengan memanfaatkan pendekatan visualisasi menyesuaikan data Business Intelligence. Metode penelitian mencakup pengumpulan data sekunder nasional, pembersihan dan pengolahan data, pengelompokan informasi, serta penyusunan dashboard visual menggunakan grafik tren, peta tematik, dan perbandingan antar-provinsi. Analisis dilakukan untuk mengidentifikasi pola penyebaran, tingkat ketercukupan tenaga kesehatan, serta kesenjangan fasilitas pada setiap wilayah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun terjadi peningkatan jumlah fasilitas dan tenaga kesehatan dalam tiga tahun terakhir, pemerataanya masih belum optimal, terutama antar wilayah barat dan timur Indonesia. Penelitian ini menyimpulkan bahwa visualisasi Business Intelligence mampu memberikan gambaran pemerataan yang lebih akurat dan mudah dipahami. Penelitian ini berkontribusi dalam menyediakan analisis visual komprehensif yang dapat menjadi dasar perumusan kebijakan pemerataan pelayanan kesehatan di Indonesia.
Copyrights © 2025