Penelitian ini bertujuan untuk memetakan persebaran spasial konsentrasi PM2.5 di Kota Medan tahun 2025 menggunakan Sistem Informasi Geografis (SIG). Data bulanan PM2.5 dari 21 kecamatan diolah dengan ArcGIS 10.8. Hasil menunjukkan rata-rata konsentrasi PM2.5 sebesar 91,43 µg/m³, yang tergolong tidak sehat. Konsentrasi tinggi terpusat di kecamatan pusat dan selatan (seperti Medan Barat, Medan Sunggal) akibat padatnya aktivitas perkotaan dan lalu lintas, sementara wilayah pesisir utara memiliki kadar lebih rendah. Temuan ini mengindikasikan risiko kesehatan dan lingkungan yang serius, sehingga diperlukan kebijakan pengendalian polusi udara yang terarah, termasuk regulasi emisi, transportasi berkelanjutan, dan perluasan ruang terbuka hijau.
Copyrights © 2025