Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

PEMETAAN AREA TERDAMPAK BANJIR ROB DI WILAYAH PESISIR MEDAN BELAWAN, SUMATERA UTARA 2024 Sahala Fransiskus Marbun; Natalia Siagian; Rahel Namisa Ginting; Nabila Putri Adha; Anggun Citra Sari
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 5 (2025): MEI 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Laporan ini menyajikan hasil penelitian mengenai pemetaan area yang terdampak banjir rob di wilayah pesisir Medan Belawan, Sumatera Utara. Fenomena banjir rob yang semakin sering terjadi dipicu oleh perubahan iklim, penurunan muka tanah, dan urbanisasi yang tidak terencana, sehingga meningkatkan kerentanan daerah pesisir. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi karakteristik pasang surut air laut yang berkontribusi terhadap genangan banjir rob, serta untuk memetakan area yang terdampak pada periode yang diteliti. Metodologi yang diterapkan mencakup pengumpulan data sekunder mengenai tinggi pasang surut dan analisis harmonik pasang surut menggunakan metode Admiralty. Hasil penelitian menunjukkan bahwa area yang lebih rendah mengalami dampak genangan yang lebih signifikan, dengan luas genangan mencapai 1.066,96 ha. Temuan ini memberikan informasi penting untuk pemerintah dan masyarakat dalam merencanakan strategi mitigasi yang efektif guna mengurangi dampak sosial dan ekonomi dari banjir rob. Penelitian ini mendorong perlunya pendekatan mitigasi berkelanjutan, peningkatan infrastruktur drainase, serta edukasi masyarakat mengenai adaptasi terhadap perubahan iklim.
ANALISIS PEMETAAN POTENSI KEMACETAN DI KECAMATAN MEDAN TEMBUNG, JL.TUASAN,SIDOREJO HILIR Sahala Fransiskus Marbun; Anggita Lydia Sirait; Balqis Aulia Mayvita; Nandita Septika Baeha; Nilfais Laia; Mesi Tambunan
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 5 (2025): MEI 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemacetan merupakan kondisi kepadatan  lalu lintas akibat terhambatnya pergerakan kendaraan. Kemacetan lalu lintas terjadi ketika volume kendaraan terlalu tinggi dan kendaraan saling menghalangi, yang mengakibatkan kemacetan semakin parah dan berdekatan satu sama lain.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif .Teknik pengumpulan dari penilitian ini adalah observasi dan melakukan wawancara.Hasil dari penelitian ini pada   jam sibuk di pagi hari (06. 30 – 09. 00 WIB), kepadatan kendaraan lebih banyak dipicu oleh aktivitas masyarakat yang menuju tempat kerja dan sekolah. Di sisi lain, pada jam sibuk di sore (16. 30 – 19. 00 WIB), kepadatan meningkat disebabkan oleh arus balik dari tempat kerja  dan juga aktivitas dari perdagangan di sekitar jalan.Dan beberapa factor penyebabnya itu sebagai berikut: (1) Volume Kendaraan yang Tinggi,(2) . Keberadaan Pasar dan Pusat Perdagangan,(3) Kurangnya Infrastruktur karena setiap penduduk mempunyai keinginan dan preferensi yang berbeda, keragaman budaya suatu bangsa juga mempengaruhi bagaimana pendidikan berkembang.
PEMETAAN WILAYAH SEBARAN BANJIR DI KABUPATEN MEDAN AMPLAS BERDASARKAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS TAHUN 2024 Sahala Fransiskus Marbun; Aidil Fajri Lintang; Goklas Sihombing; Dini Sagala; David Pangaribuan
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 5 (2025): MEI 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Banjir merupakan bencana yang sering terjadi di Kecamatan Medan Amplas, Kota Medan, dengan dampak yang signifikan bagi masyarakat dan lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan daerah rawan banjir di Kabupaten Medan Amplas menggunakan Sistem Informasi Geografis (SIG) dan mengidentifikasi faktor fisik yang mempengaruhi risiko banjir. Metode yang digunakan meliputi pengumpulan data spasial seperti peta administrasi, lereng, tutupan lahan, jenis tanah, dan curah hujan, yang kemudian dianalisis melalui proses overlay dan pembobotan dalam aplikasi ArcGIS. Hasil penelitian menunjukkan sebaran wilayah dengan tingkat kerentanan banjir rendah, sedang, dan tinggi, serta mengungkapkan faktor dominan seperti curah hujan, topografi, dan perubahan tutupan lahan sebagai penyebab banjir. Pemetaan ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi pemerintah dan masyarakat dalam upaya mitigasi dan pengelolaan banjir.
ANALISIS KEBUTUHAN JUMLAH SEKOLAH DI KECAMATAN PERCUT SEI TUAN Mhd. Zidan Aris Fatih; Agnes Enonita Haref; Rely Noviyanti Lumbantobing; Daniel Try; Sahala Fransiskus Marbun
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 5 (2025): MEI 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan merupakan fondasi utama dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan mendorong pembangunan nasional. Namun, ketimpangan sarana dan prasarana pendidikan masih menjadi persoalan utama, terutama di daerah dengan pertumbuhan penduduk yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan jumlah sekolah tingkat menengah ke atas di Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, berdasarkan distribusi geografis dan jumlah penduduk usia 15–19 tahun. Menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan metode analisis spasial dan statistik, ditemukan bahwa terdapat kekurangan lima unit sekolah menengah ke atas di wilayah tersebut. Kesenjangan ini berdampak pada rendahnya aksesibilitas pendidikan dan meningkatnya potensi angka putus sekolah, khususnya bagi siswa dari keluarga kurang mampu. Selain itu, dominasi sekolah swasta dibandingkan negeri turut memperbesar hambatan bagi masyarakat dalam mengakses pendidikan yang terjangkau dan berkualitas. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi rekomendasi kebijakan pembangunan pendidikan yang inklusif dan merata, sejalan dengan amanat Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.
PEMETAAN KERAWANAN LONGSOR DI KAWASAN KECAMATAN SIBOLANGIT KABUPATEN DELI SERDANG Sahala Fransiskus Marbun; Jernih Margarethe; Grecia Margarethe; Juwita Maya Sari. S; Kalsa Sijabat; Stevanie Diva Marpaung
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 2 (2025): APRIL - MEI 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tanah longsor adalah salah satu bencana alam yang kerap kali terjadi di Indonesia, terutama di daerah dengan kemiringan lereng yang tinggi, salah satunya di kecamatan sibolangit. Bencana Tanah longsor seringkali merugikan manusia, dan bencana longsor sendiri bukan hanya disebabkan oleh alam melainkan dari perbuatan manusia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui ciri-ciri wilayah yang rentan/rawan terhadap tanah longsor di kecamatan Sibolangit, dan untuk melakukan pemetaan melalui aplikasi SIG, supaya masyarakat tahu bagaimana ciri wilayah yang rentan terhadap longsor sehingga masyarakat dapat melakukan mitigasi sejak dini. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dengan mengumpulkan berbagai informasi dan fakta yang valid dan terpercaya melalui artikel, jurnal, buku, dan juga berita. Hasil penelitian menunjukkan ciri-ciri wilayah yang rawan longsor di kecamatan Sibolangit adalah kemiringan lereng yang tinggi, jenis tanah yang mudah mengalami pelapukan, dan jenis batuan yang lunak.