Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pemetaan Kualitas Udara Kota Medan Pada Tahun 2025 Dengan Menggunakan Sistem Informasi Geografi (SIG)  Alvin Damero Siregar; Pinem, Shania Maria Franciska; Ella Citra Denisa Ginting; Sahala Fransiskus Marbun
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 12 (2025): Desember 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memetakan persebaran spasial konsentrasi PM2.5 di Kota Medan tahun 2025 menggunakan Sistem Informasi Geografis (SIG). Data bulanan PM2.5 dari 21 kecamatan diolah dengan ArcGIS 10.8. Hasil menunjukkan rata-rata konsentrasi PM2.5 sebesar 91,43 µg/m³, yang tergolong tidak sehat. Konsentrasi tinggi terpusat di kecamatan pusat dan selatan (seperti Medan Barat, Medan Sunggal) akibat padatnya aktivitas perkotaan dan lalu lintas, sementara wilayah pesisir utara memiliki kadar lebih rendah. Temuan ini mengindikasikan risiko kesehatan dan lingkungan yang serius, sehingga diperlukan kebijakan pengendalian polusi udara yang terarah, termasuk regulasi emisi, transportasi berkelanjutan, dan perluasan ruang terbuka hijau.
Inovasi Daur Ulang Minyak Goreng Jelantah Menjadi Lilin Aromaterapi Sebagai Solusi Pengurangan Limbah Rumah Tangga Melia Rumana Sibagariang; Meilinda Suriani Harefa; Alvin Damero Siregar; Diana Suci Hafidah; Rut Elisa Tarigan
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 12 (2025): Desember 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengolah minyak jelantah yang merupakan salah satu limbah rumah tangga, menjadi lilin aromaterapi yang ramah lingkungan dengan metode eksperimen sederhana. Proses dari penelitian ini meliputi pemurnian minyak dengan penyaringan, pemanasan, dan penjernihan dengan arang aktif yang kemudian dicampur dengan parafin dan minyak esensial. Hasil dari penelitian ini  menunjukkan bahwa lilin yang dihasilkan dapat menyala dengan baik selama dua jam, mempunyai aroma terapi, serta bertekstur padat dan halus. Inovasi ini tidak hanya menawarkan solusi praktis untuk mengurangi limbah rumah tangga, tetapi juga berpotensi dikembangkan menjadi peluang usaha dalam kerangka ekonomi sirkular.