Penelitian kualitatif ini mengeksplorasi strategi pengembangan usaha yang dapat meningkatkan daya saing KTL Kopitiam di Jalan Sutomo, Medan. Data primer diperoleh dari pedoman observasi lapangan dan wawancara mendalam dengan pengelola serta staf. Data sekunder terdiri dari literatur mutakhir tentang strategi kafe lokal, pemasaran digital, dan model daya saing UMKM. Analisis dilakukan secara tematik dengan dukungan kerangka SWOT dan adaptasi Porter’s Diamond untuk memetakan kekuatan internal dan tekanan eksternal. Hasil menunjukkan keunggulan kompetitif KTL terletak pada diferensiasi produk (perpaduan tradisional modern), profesionalitas pelayanan, lokasi strategis, serta integrasi nilai lokal. Kendala utama meliputi keterbatasan ruang, posisi harga relatif tinggi, serta ancaman persaingan dan fluktuasi harga bahan baku. Rekomendasi meliputi: (1) memperkuat eksposur merek melalui kampanye micro influencer dan konten terarah, (2) mengoptimalisasi kombinasi produk harga melalui bundling dan menu musiman, (3) meningkatkan efisiensi operasional lewat alur kerja lean dan integrasi pemesanan digital, serta (4) membangun kemitraan pasokan lokal untuk menjaga kestabilan bahan baku.
Copyrights © 2025