Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh pemahaman teori dan lingkungan belajar terhadap keterampilan las mahasiswa Teknik Mesin. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif explanatory, melibatkan 94 mahasiswa yang telah menyelesaikan praktikum las. Data diperoleh melalui tes teori, kuesioner lingkungan belajar, dan penilaian keterampilan praktik menggunakan rubrik standar. Analisis regresi linier berganda digunakan untuk menguji pengaruh simultan maupun parsial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman teori dan lingkungan belajar berpengaruh positif dan signifikan terhadap keterampilan las, dengan pemahaman teori memberikan kontribusi lebih dominan. Nilai R² sebesar 99,26 persen mengindikasikan bahwa variasi keterampilan las hampir sepenuhnya dijelaskan oleh kedua variabel tersebut. Temuan ini menegaskan pentingnya penguatan materi teori, fasilitas praktik yang memadai, serta dukungan instruktur sebagai faktor kunci dalam meningkatkan kompetensi pengelasan mahasiswa.
Copyrights © 2025