Kesiapan fisik remaja SMK berperan penting dalam mendukung kemampuan siswa melaksanakan tugas praktik secara aman, efisien, dan produktif. Aspek fisik tersebut meliputi kekuatan otot, fleksibilitas, daya tahan kardiovaskular, serta kondisi kesehatan seperti status gizi dan indeks massa tubuh. Faktor-faktor seperti pola makan, aktivitas fisik, stres, kualitas tidur, fasilitas olahraga, serta dukungan keluarga dan sekolah turut memengaruhi tingkat kebugaran siswa, sedangkan pola hidup sedentari dapat meningkatkan risiko cedera. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur dengan menelaah jurnal, buku, dan laporan ilmiah terkait kebugaran remaja dan kebutuhan fisik pendidikan vokasi. Hambatan kesiapan fisik juga muncul dari belum optimalnya pembinaan fisik di sekolah serta kurangnya keselarasan dengan tuntutan industri. Oleh karena itu, peningkatan kesiapan fisik perlu dilakukan melalui latihan terstruktur, edukasi gizi, pemeriksaan kesehatan berkala, dan penerapan budaya hidup sehat. Siswa dengan kesiapan fisik baik memiliki produktivitas lebih tinggi dan risiko cedera lebih rendah.
Copyrights © 2025